Peran Ibu Sebagai Primary Emotional Regulator Dalam Membangun Resiliensi Keluarga: Psikoedukasi Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Kampung Siaga Bencana di Desa Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai
DOI:
https://doi.org/10.24036/pusako.v4i02.148Abstract
The Mentawai Islands are a region with high vulnerability to earthquakes and tsunamis due to their location in the megathrust zone. This condition requires family preparedness as the first unit in disaster response. Mothers play an important role as primary emotional regulators as well as coordinators of family preparedness, making capacity building for mothers a strategic step in fostering community resilience. This community service activity aimed to improve the knowledge, skills, and preparedness of PKK (Family Welfare Movement) members in Muara Siberut Village, South Siberut District, in facing potential disasters. The method used was a participatory psychoeducation program conducted on July 10–12, 2025, involving 26 participants. Evaluation was carried out through pretest–posttest comparisons and the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results showed that 43.5% of participants experienced an increase in knowledge scores, 39.1% remained the same, and 17.4% decreased. The conclusion of this activity is that community-based psychoeducation has the potential to strengthen family preparedness, although further development of more comprehensive instruments and adaptation of learning methods to local contexts are needed.
References
Abdurohman, I. (2024, Agustus 15). Zona Megathrust Mentawai-Siberut, Di Mana Lokasi Tepatnya?. Tirto.id. https://tirto.id/zona-megathrust-mentawai-siberut-di-mana-lokasi-tepatnya-g2Hp
Abyya, N. A. (2025). Analisis dampak perubahan sosial program “Gelis Maca” pada taman baca di Kota Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
AS, E., Magfirah, M., Asmanidar, A., Syahputra, A., & Dewi, S. (2022). Pelatihan Mitigasi Pra Bencana pada Organisasi Pemberdayaan Kesehatan Keluarga (Pkk) di Kecamatan Langsa Lama. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5, 4484-95.
Bestari, N. P. (2023, April 30). Mentawai di Sumbar Rawan Gempa dan Tsunami, Penyebabnya Ini. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20230430121924-4-433321/mentawai-di-sumbar-rawan-gempa-dan-tsunami-penyebabnya-ini
Bowlby, J., Ainsworth, M., & Bretherton, I. (1992). The origins of attachment theory. Developmental Psychology, 28(5), 759-775.
Dharmawan, A., Sakti, A.R.C., Rahayu, N.P., Sadli, M. F., Shaquilla, A. (2023). Melatih Psikomotorik Generasi Sedari Dini Siaga Bencana (Gegana) Murid Tk Pembangunan Universitas Negeri Padang (UNP). PUSAKO : jurnal Pengabdian Psikologi, 2(2), 48-55.
Guridno, A., Daradjat, A., & Gunawan, S. N. (2024). Sosialisasi dan mitigasi bencana di kota jombang provinsi jawa timur. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 223-228.
Hatta, K. (2016). Trauma dan Pemulihannya suatu kajian berdasarkan kasus pasca konflik dan tsunami. " Ar-Raniry Press".
Kirmayani, Y. F. (2023). PENGARUH EDUKASI DUKUNGAN KESEHATAN JIWA DAN PSIKOSOSIAL TERHADAP KESIAPSIAGAAN PSIKOLOGIS KELUARGA DI WILAYAH RAWAN BENCANA (Doctoral dissertation, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Kusaini, U. N., Rimulawati, V., Saputra, N., Sari, D. K., & Sariyati, S. (2024). Peran Ibu Dalam Menjaga Keseimbangan Emosional Keluarga. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 18(1).
Kusuma, M. S., Wilopo, S. E., MM, M. H., Adelia Rizki Widyasandra, S., Inna Arumsari Fitriany, S. T., Prima Vitra Varecha, S. S., ... & Desratri Timur Tresnanti, S. I. P. (2024). Mitigasi dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana. Indonesia Emas Group.
Litha, Y. (2025, Januari 11). BNPB: 489 Orang Tewas dalam 2.107 Bencana Sepanjang 2024. VOA Indonesia. https://www.voaindonesia.com/a/bnpb-489-orang-tewas-dalam-2-107-bencana-sepanjang-2024/7933140.html
Lusiria, D., Pratama, M., Erlin, N. A. (2025). Pelatihan Psychological First Aid (PFA) untuk Meningkatkan Mitigasi Bencana Anggota Pramuka Peduli Kwarcab Kota Payakumbuh. Jurnal SOLMA, 14(1), 942-949.
Manurung, M. Y. (2019, Februari 3). Sejarah Gempa Mentawai: Besaran Magnitudo dan Tsunami 2010. TEMPO. https://www.tempo.co/sains/sejarah-gempa-mentawai-besaran-magnitudo-dan-tsunami-2010-774228
Minuchin, S., Baker, L., Rosman, B. L., Liebman, R., Milman, L., & Todd, T. C. (1975). A conceptual model of psychosomatic illness in children: Family organization and family therapy. Archives of general psychiatry, 32(8), 1031-1038.
Nurdin, N. (2022). Hubungan Antara Resiliensi Dengan Peran Ibu Pada Anak Penyintas Bencana Di Huntara Lere. Nosipakabelo: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam.
Nurhayaty, A., Wimbarti, S., Triatmadja, R., & Hastjarjo, T. D. (2015). Model of Tsunami preparedness for Indonesian Tsunami prone areas communities. Journal of Disaster Research, 10(5), 957-965.
Sitorus, P. B. R. (2018). Budaya kerentanan dan kapasitas masyarakat Kepulauan Mentawai menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Jurnal Vokasi Indonesia, 6(2), 4.
Syarifah, M. (2022, Januari 11). Peran Ibu dalam Kesiapsiagaan Bencana. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/maharani09911/61dd64af06310e3b635ddb12/peran-ibu-dalam-kesiapsiagaan-bencana?page=all&page_images=1#goog_rewarded
Vinolia. (2020, Juni 12). Banjir di Siberut, Daerah Potensial Bencana Masih Sebatas Pemetaan [Bagian 2]. MONGABAY. https://mongabay.co.id/2020/06/12/banjir-di-siberut-daerah-potensial-bencana-masih-sebatas-pemetaan-bagian-2/
Walsh, K., DiLillo, D., & Scalora, M. J. (2011). The cumulative impact of sexual revictimization on emotion regulation difficulties: An examination of female inmates. Violence against women, 17(8), 1103-1118.
Yuwanto, L., Hartanti, H., Tjiong, Y. W., Eunike, P., Widyakristi, K. V., & Halim, V. (2018). Intervensi psikologi bagi penyintas bencana.
Zahir, Z. (2021). Dampak mental spritual anak korban pasca gempa bumi tahun 2018 di Desa Lompio Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala (Doctoral dissertation, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Datokarama Palu).
Zulsfi, A., Simanjuntak, N. B. P., Sari, V. A., & Rahmi, F. (2021). Penerapan analisis geospasial berbasis Sistem Informasi Geografis untuk pemetaan tingkat ancaman bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Jurnal Geosains dan Remote Sensing, 2(2), 82-91.




