Penguatan Literasi Kesehatan Mental dan Keterampilan Pengelolaan Stres Siswa melalui Psikoedukasi Berbasis Sekolah
Keywords:
psikoedukasi, kesehatan mental, siswa kelas XIAbstract
Kesehatan mental pada remaja menjadi perhatian serius karena prevalensi gangguan mental emosional terus meningkat, namun literasi dan layanan kesehatan mental di lingkungan sekolah masih belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas XI tentang kesehatan mental dan keterampilan pengelolaan stres melalui psikoedukasi di SMAN 1 Jatiwangi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi pengelolaan stres yang diikuti oleh 50 siswa kelas XI SMAN 1 Jatiwangi pada tanggal 24 Oktober 2025. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan simulasi. Siswa mampu mengidentifikasi tanda-tanda awal gangguan mental serta mempraktikkan teknik relaksasi sederhana. Psikoedukasi yang menggabungkan penyampaian informasi dengan diskusi interaktif dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja karena memungkinkan proses internalisasi materi secara aktif. Psikoedukasi kesehatan mental merupakan strategi promotif dan preventif yang dapat diimplementasikan di sekolah untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan mental.
References
Corey, G. (2013). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
HIMPSI, H. P. I. (2010). Kode Etik Psikologi Indonesia. Pengurus Pusat HIMPSI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Kemenkes Beberkan Masalah Permasalahan Kesehatan Jiwa di Indonesia. Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat. https://kemkes.go.id/id/kemenkes-beberkan-masalah-permasalahan-kesehatan-jiwa-di-indonesia
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam Angka. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Data Skrining Kesehatan Jiwa pada Remaja (Triwulan II 2024). Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes.
Rickwood, D. J., Mazzer, K. R., & Telford, N. R. (2015). Social influences on seeking help from mental health services, in-person and online, during adolescence and young adulthood. BMC Psychiatry, 15(1), 40. https://doi.org/10.1186/s12888-015-0429-6
Stallard, P. (2019). Think Good—Feel Good: A Cognitive Behaviour Therapy Workbook for Children and Young People. Consultant Clinical Psychologist.
Veronica, Y. A., Salabillannur, M., Delvira, R. E., & Setyawan, A. (2025). Analisis tingkat stres pada siswa akibat tekanan akademik dan orang tua. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12). https://doi.org/10.62281/t1jk6367
World Health Organization. (2023). Global accelerated action for the health of adolescents (AA-HA!) ((2nd ed.)). Guidance to support country implementation.



