https://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/issue/feedPUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologi2025-02-13T15:51:59+00:00Devi Rusli, S. Psi, M. Sidevirusli@fip.unp.ac.idOpen Journal Systems<p align="justify"><strong>PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologi</strong> adalah sebuah Jurnal ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Negeri Padang. Jurnal ini merupakan salah satu tempat publikasi artikel ilmiah yang mengkhususkan pada hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang masuk akan melalui proses <em>peer review</em> secara <em>double blind</em> oleh para reviewer yang ahli di bidangnya.</p> <p align="justify"><strong>PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologi</strong> diterbitkan secara berkala setiap enam bulan, atau dua kali dalam setahun. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan segera diterbitkan. Artikel yang sudah diterbitkan dapat diakses secara umum dan terbuka (<em>Open access</em>)</p> <p>Publisher: Universitas Negeri Padang <a href="https://unimma.ac.id/" target="_blank" rel="noopener"><br /></a>DOI prefix: <br />e-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1489501324" target="_blank" rel="noopener"><br /></a>Chief Editor: Devi Rusli<br />Citation Analysis:<a href="http://journal.ummgl.ac.id/index.php/cakrawala/indexing" target="_blank" rel="noopener"><br /></a>Focus: See <a href="https://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/scope">aim & scopes</a></p>https://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/article/view/95Pelatihan Komunikasi Asertivitas Seksual Guna Mencegah Terjadinya Tindakan Seks Bebas pada Siswa SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara Kabupaten Agam2024-12-05T15:03:14+00:00Suci Rahma Niosucirahmanio@fip.unp.ac.idDevi Ruslidevirusli@fip.unp.ac.idAnugrah Dwi Wibawaanugrahdwiwibawa@gmail.comNajwa Maharani Zahradevirusli@fip.unp.ac.idSabrina Azzahradevirusli@fip.unp.ac.idHesti Destri Utamidevirusli@fip.unp.ac.idAhmad Abrardevirusli@fip.unp.ac.id<p>Many cases of pregnancy out of wedlock and resulting in widespread early marriages indicate that the ability of children or adolescents to communicate assertively is still weak. Adolescence is a transition period not only psychologically, but also physically. This transition from child to adult includes all aspects of development experienced in preparation for entering adulthood. Assertive communication produces direct behavior that is polite and goal-oriented, a person's feelings or desires. The training in this research aims to increase the insight of students at SMA Negeri 1 Tanjung Mutiara to be better prepared to face invitations that lead to promiscuous sexual behavior by communicating assertively. The participants in this research were 50 students. The implementation is to conduct counseling first, then continue with training on how to communicate assertively. The results obtained from this training were that some students were able to practice correctly, but others were not able to practice the instructions given. </p> <p> </p> <p> </p>2024-12-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologihttps://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/article/view/86Upskilling dan Reskilling Teknik Pemesinan CNC dan CAM oleh Dosen FT UNP Tingkatkan Pengetahuan Guru MGMP Teknik Pemesinan Sumatera Barat2024-09-12T09:37:58+00:00Febri Prasetyafebriprasetya13@gmail.comBudi Syahribudisyahri@ft.unp.ac.idFiki Efendifikiefendi@ft.unp.ac.id<p>Banyak alumni sekolah menengah Kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi masih belum memahami cara menggunakan software CAM. Ini karena banyak guru teknik pemesinan, terutama di Sumatera Barat, belum terbiasa menggunakan software CAM. Software ini baru hadir di Indonesia beberapa tahun di awal tahun 2000. Akibatnya, guru tidak dapat memberikan pembelajaran yang optimal tentang pengopersian software ini kepada siswa mereka. Namun, ada banyak guru yang ingin belajar dan meningkatkan penggunaan software ini, tetapi belum ada alat yang membantu mereka melakukannya. Dengan demikian, guru teknik pemesinan khusus bidang CNC & CAM tidak memiliki kompetensi yang sama di berbagai wilayah Sumatera Barat. Oleh karena itu, diperlukan upskilling dan reskilling ilmu CNC & CAM untuk memastikan bahwa kompetensi guru keahlian teknik pemesinan SMK di Sumatera Barat meningkat dan mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan siap kerja. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman guru tentang penggunaan perangkat software CAM pada mata pelajaran Pemrograman Mesin NC/CNC dan CAM. Kegiatan ini diberikan dalam rangka peningkatan kompetensi (upskilling and reskilling) dan guru adalah pelatihan dan pendidikan penggunaan software CAM. Metode yang digunakan termasuk identifikasi masalah, penugasan, diskusi, kerj Dengan kerja sama yang baik antara dinas pendidikan dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) bidang keahlian teknik pemesinan, diharapkan pelatihan ini akan berlangsung sesuai rencana. Sekitar dua puluh guru akan dilatih. Kegiatan ini akan diadakan di SMKN 2 Payakumbuh pada bulan September 2023.</p>2024-12-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologihttps://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/article/view/94Psikoedukasi Digital Parenting: Pola Asuh Baru Menyiapkan Anak untuk Era Digital2024-11-22T22:27:04+00:00Irni Prihardiniirniprihardini2@gmail.comRiana Sahranirianas@fpsi.untar.ac.idFransisca Iriani Roesmala Dewifransiscar@fpsi.untar.ac.id<p>Tingginya penggunaan internet dan perangkat digital oleh anak-anak di Indonesia, secara umum tidak diiringi dengan pendampingan dan aturan dari orang tua. Hal ini dapat menumbuhkan adanya potensi kesenjangan antara pengasuhan dari orang tua, dan apa yang diterima oleh anak melalui penggunaan perangkat dan media digital. Dalam mengatasi fenomena ini, sikap pengasuhan digital menjadi kebutuhan orang tua untuk menerapkan strategi pola asuh yang tepat terkait tuntutan peran dan tanggung jawab sebagai orang tua di era perkembangan digital. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, sebagai pemenuhan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), penulis berinisiatif melakukan kegiatan seminar psikoedukasi mengenai sikap pengasuhan digital. Seminar psikoedukasi bertujuan menyampaikan hasil penelitian pada orang tua siswa sekolah. Orang tua dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang sikap pengasuhan digital yang bijak, sehingga orang tua dan anak dapat memaksimalkan manfaat teknologi bagi anak. Pelaksanaan psikoedukasi dilakukan secara daring melalui zoom meeting. Efektivitas kegiatan psikoedukasi diukur melalui pre-test dan post-test untuk melihat adanya peningkatan pengetahuan dan persepsi perubahan sikap orang tua terhadap pengasuhan digital setelah mengikuti seminar. Hasil psikoedukasi menunjukan peningkatan signifikan pada pemahaman dan motivasi peserta dalam menerapkan pengasuhan digital. Luaran wajib dan tambahan dari psikoedukasi adalah prosiding dalam temu ilmiah dan artikel ilmiah populer.<br>Kata kunci : Efikasi Diri Pengasuhan Digital, Iklim Keluarga, Sikap Pengasuhan Digital</p>2024-12-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologihttps://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/article/view/89Penerapan Psikoedukasi Pencegahan Adiksi Gawai Melalui Permainan Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Tk An-Nahl Jambi2024-12-02T09:31:41+00:00Yun Nina Ekawativerdiantikaannisa.va@gmail.comVerdiantika Annisaverdiantikaannisa.va@gmail.comDessy Pramudianiverdiantikaannisa@unja.ac.idMarlita Andhika Rahmanverdiantikaannisa@unja.ac.idFadzlulverdiantikaannisa@unja.ac.id<p>Di era digitalisasi, gawai memegang peran penting dalam membantu manusia di berbagai aspek kehidupannya. Hampir setiap kalangan tidak lepas dalam penggunaan gawai termasuk anak-anak. Penggunaan gawai di satu sisi memberi dampak positif tetapi juga menjadi tantangan produktivitas pada anak. Seringkali anak menggunakan gawai untuk fungsi tertentu saja seperti hiburan dan kurang membatasi waktu. Sehingga masalah adiksi gawai seringkali ditemui pada anak-anak. Bila dibiarkan maka akan berdampak pada motorik dan kepekaan anak dalam berinteraksi di situasi sosial ke depan. Oleh karena itu perlu penanganan berupa pemahaman pada anak dan pengalihan aktivitas lain yang lebih positif. Salah satunya dengan memberikan psikoedukasi melalui permainan. Tujuan kegiatan adalah memberikan psikoedukasi melalui permainan untuk mencegah adiksi gawai pada anak pra sekolah. Kegiatan psikoedukasi dilakukan pada 50 siswa di TK An Nahl Percikan Iman Jambi. Metode kegiatan dilakukan dengan ceramah interaktif dan permainan tradisional. Berdasarkan hasil observasi dengan metode <em>checklis</em>t didapatkan evaluasi berdasarkan pengetahuan dan reaksi siswa terhadap permainan tradisional. Berdasarkan pengetahuan diketahui siswa memiliki pemahaman tentang gawai berdasarkan aspek waktu ideal menggunakan gawai dan dampak penggunaan gawai. Berdasarkan evaluasi reaksi terhadap permainan tradisional, siswa merasakan reaksi emosi senang, semangat dan interaktif. Sehingga kegiatan psikoedukasi melalui media permainan tradisional ini dapat menjadi alternatif upaya dalam mencegah adiksi gawai pada anak.</p>2024-12-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologihttps://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/article/view/96Peningkatan Potensi Pariwisata Olahraga Berbasis Ekowisata Melalui Pelatihan Stand Up Paddle Dan Water Rescue Di Desa Tua Pejat Kabupaten Kepulauan Mentawai2024-12-13T20:50:45+00:00Andri Gemainiandrigemaini@fik.unp.ac.idFahmil Harisfahmilharis@fik.unp.ac.idAulia Rahmadauliarahmad1999@gmail.comMarsika Sepyandamarsikayanda@unp.ac.idRina Mayangsaririnamayangsari@unp.ac.idDio Septyan Helmidioseptyanhelmi@gmail.com<p>Desa Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, memiliki potensi yang besar untuk pengembangan pariwisata berbasis ekowisata, terutama dalam hal olahraga air seperti stand up paddle (SUP) dan water rescue. Namun, kendala utama untuk memaksimalkan potensi tersebut adalah kurangnya keterampilan masyarakat lokal dalam mengelola kegiatan tersebut. Dalam upaya mendukung wisata olahraga berbasis ekowisata, artikel ini akan menjelaskan metode yang dapat digunakan untuk memberikan pelatihan SUP dan water rescue. Pelatihan diberikan melalui kombinasi teori dan praktik langsung di lapangan, dengan melibatkan masyarakat lokal secara aktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterampilan peserta meningkat secara signifikan dalam menguasai teknik SUP dan kemampuan penyelamatan di air. Pelatihan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya keselamatan dan keberlanjutan dalam kegiatan wisata air. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif untuk mendukung pertumbuhan pariwisata berbasis ekowisata sekaligus memberdayakan masyarakat lokal. Rekomendasi yang diberikan adalah bahwa program pelatihan ini harus dilanjutkan dan didukung oleh sektor swasta dan pemerintah untuk memaksimalkan potensi wisata olahraga di Kepulauan Mentawai.</p>2024-12-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologihttps://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/article/view/99“Kotak Pikiran Positif” Untuk Menumbuhkan Kebahagiaan dan Optimisme Pada Anak TPQ Chasan Puro 2024-12-15T23:55:19+00:00Khoirina Ayudia Putri2207016009@student.walisongo.ac.idShofi Zakiyyah Jasri2207016013@student.walisongo.ac.idNovia Karirotul Uyun2207016019@student.walisongo.ac.idNadya Aditya Ningrum2207016035@student.walisongo.ac.idQonita Mustika Bilqis2207016041@student.walisongo.ac.idDewi Khurun Ainidewi_khurun@walisongo.ac.id<p><em>Happiness and optimism are important during children's growth and development. This study aims to find out how to regulate emotions and increase optimism. The participants of this research are children of TPQ Chasan Puro. This research uses a Participatory Action Research (PAR) approach with the positive mind box method. In this method, TPQ children write their hopes, feelings or positive affirmations. The pretest showed that most children tended to harbor emotions and lacked an optimistic attitude when facing a challenge. After being given psychoeducation, there was an increase in the ability to express emotional feelings and self-confidence. The research proves that this program is effective in building a learning atmosphere that fosters happiness, optimism and emotional development in children.</em></p>2024-12-16T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologihttps://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/article/view/102Profil Psikologis Pelaku Pembunuhan Berencana Sasak Misran2024-12-19T13:32:33+00:00Nuram Mubina M.Psi., Psikolognuram.mubina@ubpkarawang.ac.id<p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil psikologis pelaku pembunuhan berencana di daerah Sasak Misran Kabupaten Karawang Jawa Barat tahun 2024. Pengabdian ini dilakukan dengan melakukan pemeriksaan psikologis terhadap individu perempuan berusia 22 tahun yang melakukan pembunuhan berencana terhadap suaminya. Subjek dipilih melalui metode <em>purposive sampling</em>. Pemeriksaan psikologi dilakukan dengan observasi, tes psikologis, dan wawancara <em>conversation management</em> untuk mengungkap profil psikologis yang dimiliki subjek. Hasil pemeriksaan psikologis menunjukkan bahwa subjek pelaku pembunuhan memiliki potensi kecerdasan yang tergolong rata-rata bawah dengan nilai IQ 91. Potensi intelektual subjek yang normal membuatnya tetap dapat mengerti dan memahami apa yang terjadi di lingkungan, juga dapat beraktivitas tanpa adanya hambatan yang berarti. Namun demikian, fleksibilitas berpikirnya yang tergolong rendah berdampak pada kurangnya kemampuan subjek untuk memunculkan banyak ide dalam menyelesaikan permasalahan. Fleksibilitas berpikir yang rendah juga berdampak pada kurang mampunya subjek dalam memahami emosi, pemikiran, dan niatan atau motif individu lain. Subjek juga menampilkan kepribadian anti-sosial dengan ciri sosiopat sehingga membuatnya memiliki pengabaian terhadap hak individu lain secara terus menerus dan munculnya kegagalan untuk memenuhi tanggung jawab penting sebagai individu dewasa. Kondisi tersebut yang membuat subjek kemudian mampu melakukan perencanaan pembunuhan dan mengondisikan kedua pelaku lainnya untuk melakukan pembunuhan terhadap suaminya.</p>2025-01-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologihttps://pusako.ppj.unp.ac.id/index.php/pusako/article/view/107Psikoedukasi Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah sebagai Produk Ramah Lingkungan2025-02-13T15:51:59+00:00Vinda Afnitavinda.afnita@unima.ac.idDominikus Rojoki Manullangdominikusmanulang@unima.ac.idLidia Aprileny Hutahaeanlidiahutahaean@unima.ac.idTiara Lestari Paembonantiarapaembonan@unima.ac.idVarisky Abraham Dumanawvariskydumanaw@unima.ac.idSahat Renol HSsahatrenol@unima.ac.idI Kadek Satria Arsanasatriaarsana28@gmail.comAllen A. Ch, Manongkoallenmanongko@unima.ac.id<p><em>Tataaran 2 area, South Tondano sub-district, Minahasa Regency, has great potential in utilizing used cooking oil waste into valuable products such as aromatherapy candle products. However, the main obstacle in maximizing this potential is the lack of local community skills in processing used cooking oil waste. In an effort to encourage economic independence based on environmental friendliness by implementing zero waste, this article will outline the methods and steps that can be used to process used cooking oil into aromatherapy candles. Training is provided through a combination of theory and direct practice, with the active participation of local communities. Evaluation results showed that the participants' skills increased significantly in processing used cooking oil into aromatherapy candles. This training was also successful increase participants' awareness of the importance of preserving nature. The results of this program show that the training is community-based can be an effective strategy to support entrepreneurial growth in society by utilizing used cooking oil waste into valuable products. The recommendation is this training program. This must be continued with training programs in selling processed products using social media</em></p>2025-02-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologi